Kategori

Wednesday, April 20, 2011

"Ekspansi Telkom ke Kamboja Lucu"

JAKARTA - Ekspansi yang dilakukan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) ke Kamboja dinilai sangat lucu. Menurutnya, Telkom belum sepenuhnya mengeksploitasi industri dalam negeri, namun sudah merambah ke luar negeri.

"Ekspansi Kamboja, sangat lucu. Dalam negeri saja mereka belum eksploitasi habis. Menurut saya, ekspansi mereka ke Kamboja sangat spekulatif.  Fokuskan dalam negeri," ungkap Analis Pasar Modal, Edwin Sebayang, saat dihubungi di Jakarta, Selasa (19/4/2011).

Dirinya menyarankan agar Telkom mencari bisnis lain yang bisa mendatangkan rating lebih tinggi. Serta tidak hanya mengandalkan bisnis suara dan pesan singkat. "Mereka harus mencari bisnis yang bisa mendatangkan rating yang lebih tinggi. Mereka tidak bisa mengandalkan voice dan sms tax saja," terangnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi terkait dengan pembelian saham kembali (buy back) di Singapore Telecommunication, dirinya menyatakan saat ini belum begitu diperlukan. Sebab masih banyak hal lain yang bisa dilakukan.

"Kalau misalnya kita lihat persaingan industri seluler kan sudah sangat ketat. Mungkin bisa buy back, tapi harus dibatasi karena dana buy back kan bisa digunakan untuk investasi lain. Saat ini belum perlu. Biarkan saja dulu. karena masih banyak yang perlu dilakukan," jelasnya.

Dirinya pun mencoba menganalisa kinerja Telkom kuartal I di tahun ini. Menurutnya, ada peningkatan laba meskipun tidak terlalu besar yaitu tidak lebih dari lima persen.

"Mungkin kalau terjadi peningkatan paling laba bersihnya tidak lebih dari lima persen. Mungkin ada pendapatan operasional yang meningkat. tapi revenue akan stagnan antara dua sampai lima persen," pungkasnya.
(ade)


View the original article here

0 comments

Post a Comment